Friday, June 21, 2013

Takdir

Jumat, 21 Juni 2013
di Residensi Telematika
sendirian


Takdir, ah bisa dibilang sebuah hal yang sangat menarik bagi saya dan mungkin kamu juga. Kita tidak akan pernah tahu apa itu takdir sampai takdir itu terlaksana. Bisa senyum bisa tertawa bisa juga menangis karenanya. Seperti sebuah takdir bahwa mungkin kita hanya akan menjadi sahabat dan tidak akan lebih. Saya mencoba bertemu dengan mu namun apa daya waktu kita tidak pernah pas untuk bertemu. Saat kamu di sana, saya tidak di sana. Saat saya di sini dan kamu telah pergi. Anjing deh! Rasanya ingin teriak seperti itu namun langsung terhenti dan cukup terucap di hati saja agar tidak dicatat oleh Allah karena belum dilakukan. Lalu bagaimana ini? Lanjut saja atau cukup berhenti saja? Saya pun belum tahu akan bagaimana. Serahkan saja pada takdir. Serahkan saja pada Allah tidak perlu ditebak-tebak karena takdir Allah terlalu menarik untuk ditebak-tebak. Menarik bukan hidup ini? Dan satu hal yang sangat pasti dihidup ini adalah kematian yang pasti datang. Hanya waktunya saja yang kita tidak akan pernah tahu.

No comments:

Post a Comment