Cerita ini dimulai pada tanggal 23 Juni 2008, beberapa hari setelah uas berakhir dan minggu ngangur nunggu bgi rapot, saya pun menghabiskan duit tabungan yang saya tabung sejak masa awal mengenal duit. dari mana saya dapat duit? tentu saja bukan dari bekerja. saya kan masi anak dibawah umur. ga mungkin bisa cari uang. ga mungkin diijinin ama ortu apalagi dapat pekerjaan. whatever lah. intinya saya mendapat uang dari kebaikan ortu, dari kebaikan oom2, tante2, eyang2 yg tiap taunnya ngasi duit saat hari raya idul fitri. oh iya ga itu aja sih, dari nabung uang jajan yg notabenenya dari uang ortu juga sih. oke kembali ke jalan yg benar, jadi saya menghabiskan uang tabungan saya sebesar 2,4 juta untuk membeli Ipod berwarna hitam. kenapa saya beli ipod? karena saya kabita ama temen yg punya ipod. sebelum punya ipod, saya selalu membawa mp3 kecil warna item yg ukurannya cuman 250mb, yah cuman cukup bwt 50 lagu lah. hari pertama punya ipod, saya habiskan dengan mencoba mengisi koleksi lagu yg saya punya. untuk pertamakalinya dalam hidup saya ga tidur malam, melek ampe pagi hanya untuk mensinkronisasi lagu2 kedalam ipod saya. entah berapa banyak lagu yg saya sinkronisasi intinya saya sangat senang saat itu. entah sudah berapa jam saya habiskan untuk mendengarkan lagu dari ipod. setiap berangkat ke sekolah subuh2 naek angkot saya selalu menyetelnya. setiap pulang sekolah naek angkot juga, saya setel tuh ipod ampe ketiduran trus turun angkotnya kelewatan jauh. hebat yah saya, bisa tidur padahal lagu yang disetelnya alirannya keras loh (baca: death metal). oh iya kenapa saya suka death metal? entah lah. pada awalnya saya suka jenis lagu itu karena baca liriknya. ya betul liriknya! normalnya kan orang mah dengerin lagu karena suka melodinya, bassnya, vokalnya, ato apapunnya deh, kalo saya beda, saya dengerin sekali, trus penasaran ama liriknya, searching di internet, baca, lalu pahami deh. itung2 dapet vocabulary english yg baru kan hehehe. akhirnya saya paham dan menyimpulkan bahwa death metal tuh aliran yg membahas lagu2 ttg kematian, pemberontakan, dan semangat hidup. saya sih dengerin buat penyemangat dan buat mengingat mati karena kita tidk tahu kapan maut akan datang walau pun hal ini pasti terjadi. oke balik lagi ke ipod, apakah kalian yg punya ipod seperti saya ini? yaitu setelah mendapat sebuah lagu, trus lagunya enak didenger, cari satu album, eh enak didenger juga, cari semua album yg dimiliki si band nya, donlot, lengkapin semua album covernya, lengkapin semua liriknya betulin semua genrenya. yah itu lah saya bagaimana mengumpulkan sedetail2 mungkin data tentang lagu yg saya miliki. ga tau berapa banyak waktu yg saya habiskan buat kayak gitu doank. intinya saya puas, cover album ada, lirik ada, data jelas.tus si LastDuelist ini nemenin saya juga klo lagi naek motor berangkat ato pulang kuliah dari ITB. kalo diitung ampe sekarang berarti kira2 udh 3,5 taun. waktu yg lama untuk sebuah gadget tetap sehat. nah saat ini tampaknya ipod saya telah mengalami kerusakan. beberapa waktu lalu memang sempat rusak. data hilang semua. ga apa2, saya restore trus masukin lagi lagunya. rusak lagi. ga apa2, saya restore trus masukin lagi lagunya. rusak lagi, ga apa2, saya restore trus masukin lagi lagunya. dan yg terakhir ini, td siang lagi asik2nya nyetel di rumah, mendadak ipodnya diem. saya pencet dan hilang lah semua datanya. saya colok ke laptop dan ga kedetek. gimana mau restore kalo ga kedetek dilaptop coba? sedih banget memang, rasanya kyk kehilangan sahabat yg udh nemenin selama 3,5 taun menemani saya yg masi single ini sampai sekarang. pengen di service tp blom ada duit. saya berharap semoga Allah mengganti ipod saya dengan hal yg lebih baik. mengusir sepi ini menunggu datangnya saat itu tiba. Terima kasih Ipod si LastDuelist telah menemani ku mengusir sepi di angkot maupun di motor. semoga kau masi bisa diperbaiki karena saya janji ga akan beli barang yg baru kecuali barang itu sudah rusak total. insya allah saya akan berusaha memperbaikinya. sekali lagi, semoga kau bisa diperbaiki dengan biaya semurah mungkin. terima kasih telah membaca, terima kasih telah mendengar, terima kasih telah menemani.
"You won't miss the water,
Till the river runs dry
You won't miss the sunset,
Till it burns out the sky
You won't miss what you have,
Till it's finally lost"
Till the river runs dry
You won't miss the sunset,
Till it burns out the sky
You won't miss what you have,
Till it's finally lost"