Senin, 9 September 2013
sore hari menjelang maghrib
di Residensi Telematika
Doa. Di antara kita pasti tidak ada orang yang tidak pernah berdoa. Semua orang pasti berdoa. Kapan pun waktunya. Entah saat mau menghadapi ujian, sidang, atau bahkan sekadar mengutarakan perasaannya kepada orang yang disukainya. Nah Saya mau menceritakan pengalaman Saya tentang betapa luar biasanya kekuatan dari sebuah doa. Saya dari dulu jika bertemu orang yang baru pertama kali kenal kadang suka berkata dalam hati "Wah kayaknya seru nih kalo berteman sama dia". Dan kemudian Saya pun berkata dalam hati "Ya Allah semoga Saya bisa berteman dengan dia". Nah dari doa seperti itu ternyata Allah dengan mudahnya mengabulkannya. Sebagai contoh saat SMP dulu ketika hari pertama pulang dengan angkot, Saya selalu bareng dengan seorang teman yang pada saat itu belum kenal sama sekali. Kemudian Saya pun berdoa agar bisa berteman dengan dia dan luar biasanya pada hari-hari selanjutnya Saya jadi sering pulang bareng seangkot dengan dia.
Contoh lain yang paling luar biasa ya saat SMA kelas 3. Saat itu sedang ada pembagian kelas dan Saya ingat ketika kelas 2 pernah berdoa agar bisa berteman dengan beberapa orang yang pintar. Dan benar saja, ketika hari pengumuman pembagian kelas, nama-nama orang yang Saya inginkan menjadi teman ada di situ semua. Maka lengkap lah sudah kelas Saya ini. Ada yang sangat jenius, anak DKM, anak keamanan, anak cewe pencinta metal, anak atlet senam, dan anak-anak lainnya hehe. Yah masih banyak juga sih doa berteman dari Saya yang telah sering dikabulkan oleh Allah. Subhanallah memang Allah itu. Makanya jadi bingung dengan orang-orang yang lupa bersyukur padahal Allah sudah mengabulkan doa mereka.
Satu lagi deh contoh doa yang menurut Saya paling ekstrem Saya lakukan. Jadi ketika Saya kecil dulu saat masih TK nol besar saat masih tinggal di Kalimantan Selatan, saat itu kakek dan nenek datang berkunjung ke sana. Kemudian ketika ingin pulang dari Kalimantan, mereka harus naik pesawat. Saya pun berdoa agar pesawat mereka nyasar ke Bali. Doa ini Saya ulang terus menerus sebelum mereka naik pesawat. Dan kira-kira satu jam setelah mereka naik pesawat, kakek dan nenek menelpon dan berkata bahwa mereka sedang di Bali karena pesawat terpaksa mendarat di sana disebabkan ada gangguan entah apa itu. Wow luar biasa Allah mengabulkan doa Saya yang sangat ngasal ini hehehe. Mohon maap buat kakek dan nenek yah :D yah itung-itung wisata gratis ke Bali hehehe.
Jadi, mengapa kamu meragukan kekuatan sebuah doa? Jadi, mengapa kamu merasa sombong dengan tidak berdoa memohon kepada Allah? Dan mengapa kamu sering lupa bersyukur setelah doa mu telah dikabulkan oleh Allah?
Semoga kita semua diampuni dosa-dosanya dan dijauhkan dari yang namanya lupa bersyukur akan nikmat-nikmat yang telah diberikan oleh Allah. Aamiin :D
No comments:
Post a Comment